Senin, 2 November 2026
WargaCrypto
Beranda › Harga › OKB

Harga OKB (OKB) Hari Ini #42

Rp2.052.651+2,4% (24j)
≈ US$113,96
Diperbarui 2 November 2026, 05:34 WIB

Harga OKB hari ini adalah Rp2.052.651 per OKB (OKB to IDR), naik 2,4% dalam 24 jam terakhir. Dalam 24 jam, harga OKB bergerak antara Rp1.998.879 dan Rp2.096.363 dengan volume perdagangan Rp258,88 miliar.

1J+0,3%
24J+2,4%
7H+5,4%
30H-5,2%
1T-21,3%
Kapitalisasi pasar
Rp43,11 triliun
Volume 24 jam
Rp258,88 miliar
Nilai terdilusi penuh
Rp43,39 triliun
Suplai beredar
21.000.000 OKB
Suplai maksimum
21.000.000 OKB
Tertinggi sepanjang masa
Rp4.147.5024 Okt 2025
Tertinggi 24 jam
Rp2.096.363
Terendah 24 jam
Rp1.998.879

Data dari Coinmico. Bukan nasihat investasi.

Konversi OKB ke Rupiah

OKBIDR
0,1 OKBRp205.265
0,5 OKBRp1.026.325
1 OKBRp2.052.651
5 OKBRp10.263.253
10 OKBRp20.526.507
100 OKBRp205.265.068
IDROKB
Rp100.0000,0487175 OKB
Rp500.0000,24358748 OKB
Rp1.000.0000,48717495 OKB
Rp5.000.0002,4359 OKB
Rp10.000.0004,8717 OKB
Rp100.000.00048,7175 OKB

Tentang OKB

OKB adalah token utilitas global yang diterbitkan untuk ekosistem yang terkait dengan bursa OKEx dan OK Blockchain Foundation. Aset ini tercatat memiliki peringkat kapitalisasi pasar #42.

Sejarah OKB

OKEx meluncurkan OKB sebagai token platform dengan sejumlah pasangan perdagangan saat peluncuran awal, dan menjelaskan OKB sebagai token utilitas global yang diterbitkan oleh OK Blockchain Foundation. Dalam pengumuman awal disebutkan OKB pertama kali diterbitkan pada protokol ERC-20. Perusahaan juga menyatakan bahwa penerbitan tersebut bukan bagian dari ICO atau penggalangan dana publik, serta menyampaikan rencana pemindahan token ke jaringan resmi yang disebut OK Chain dan penerapan token pada proyek terkait selain platform OKEx.

Cara Kerja OKB

Menurut informasi resmi, OKB awalnya beroperasi sebagai token ERC-20 di jaringan Ethereum, lalu direncanakan migrasi agar menjadi token native pada OK Chain. Peralihan ini dimaksudkan untuk mengintegrasikan OKB lebih erat dengan infrastruktur yang dikembangkan oleh OK Blockchain Foundation. Secara umum, OKB berfungsi sebagai bagian dari ekosistem platform dan proyek terkait sebagaimana dijelaskan oleh pihak penerbit.

Kegunaan OKB

Pihak penerbit menyebutkan bahwa OKB dirancang untuk dipakai tidak hanya pada platform OKEx tetapi juga pada proyek terkait dalam ekosistem yang sama. Sebagian besar distribusi awal diarahkan untuk kegiatan pembangunan komunitas dan kampanye pemasaran kepada pelanggan OKEx. Pernyataan resmi menempatkan fungsi token sebagai utilitas dalam mendukung aktivitas komunitas dan integrasi lintas proyek yang berkaitan.

Suplai OKB

Dalam pengumuman awal, total pasokan yang disebutkan adalah 1.000.000.000 OKB, dengan model distribusi yang memberikan 60% dari pasokan tersebut kepada pelanggan OKEx untuk pembangunan komunitas dan pemasaran, sementara sisa pasokan dikunci untuk periode antara 1 tahun sampai 3 tahun. Di samping itu, data terkini tercatat menunjukkan suplai beredar sebesar 21.000.000 OKB dan suplai maksimum sebesar 21.000.000 OKB. Informasi lain mengenai distribusi atau perubahan suplai mengikuti pernyataan resmi penerbit dan catatan pasar.

Pertanyaan Umum tentang OKB

Berapa harga OKB hari ini?

Harga OKB hari ini Rp2.052.651, +2,4% dalam 24 jam terakhir. Harga diperbarui setiap menit dari data Coinmico.

1 OKB berapa rupiah hari ini?

Hari ini 1 OKB = Rp2.052.651 (2 November 2026, 05:34 WIB). Artinya 0,1 OKB sekitar Rp205.265 dan Rp1.000.000 setara 0,48717495 OKB.

Berapa harga OKB dalam dolar AS?

Dalam dolar AS, 1 OKB saat ini setara US$113,96.

Apa itu OKB?

OKB adalah token utilitas global yang diterbitkan untuk ekosistem yang terkait dengan bursa OKEx dan OK Blockchain Foundation. Aset ini tercatat memiliki peringkat kapitalisasi pasar #42.

Berapa jumlah maksimum OKB?

Suplai OKB dibatasi 21.000.000 OKB; saat ini sekitar 21.000.000 OKB sudah beredar.

Berapa harga tertinggi OKB?

Harga tertinggi sepanjang masa OKB adalah Rp4.147.502, tercatat pada 4 Okt 2025.

Apa yang memengaruhi harga OKB?

Harga OKB dipengaruhi permintaan dan penawaran, sentimen pasar, kondisi makroekonomi seperti suku bunga, regulasi, serta perkembangan teknologi dan adopsi jaringannya.